Tepat waktu menunjukkan pukul 14.00
Satu per satu para prajurit literasi
mulai berdatangan kekerajaan ini
Mereka datang dengan semangat
perubahan
Perubahan untuk kepribadian yang
dimilikinya
Sang waktu mulai bergulir detik demi
detik
10 menit kami duduk dalam keheningan
Tibalah sang raja Boetta Ilmoe
Dengan wajah yang sumringah menyapa
kami
Agenda di kerajaan ini adalah
Quantum Training
Seperti dengan pertemuan-pertemuan
sebelumnya
Sang raja selalu membukanya dengan
kalimat-kalimat
Dengan kata-kata syukur kepada sang
Haiq
Maklumlah sang raja adalah pengagum
Tuhan sejati
Kata mulai berangsur menjadi kalimat
Sang Raja mulai menuturkan maksud
dan tujuan pertemuan ini
Para prajurit kerajaan nampak serius
mendengarkan penuturan sang raja
Saat itu prajurit yang sempat hadir
berjumlah 18 orang
Tak banyak memang tapi semangat
perubahan tetap terpancar di wajah mereka
Kata-kata karismatik, kata-kata
motivasi beriringan bergantian menghujat para prajurit yang hadir saat itu
Pantaslah karena sang raja memang
orang yang karismatik
Sang raja mulai menguliti otak
Mereka para prajurit yang
duduk dihadapan sang raja terkesima
Entah mereka terkesima dengan apa
tapi itulah kenyataannya
Lotehan dan sentilan di perdengarkan
kepada sang prajurit
Dengan wajah yang bersahabat, tak
jarang diselingi dengan tawa
Sang prajurit merasakan sebuah
kenikmatan tersendiri
Saat itu sang raja berkata
“ketika kita hanya melewati hidup
ini untuk mengururs diri sendiri, maka lebih baik kita menghakhiri hidup ini
saja !!! “
Saat sang raja berkata seperti itu
Para prajurit sontak terkesima
Dengan kata-kata sang raja yang begitu
berani menyudutkan seseorang
Namun mereka tak dapat berontak,
mereka hanya bisa tersenyum
Sang raja melanjutkan
“ maka hiduplah untuk bermanfaat
kepada orang lain “
Kata-kata yang mengugah hati kami
para prajurit iterasi
Bukan berhenti disitu saja
Sang raja pun mengatakan
“ kita ini. Ketika hidup hanya
untuk diri kita maka kita tak lebih baik daripada seekor kambing “
Kembali sang prajurit diajak untuk
berfikir panjang tetang kehidupan ini
Detik demi detik mulai berlalu
Detik terangkai menjadi menit
Menit berengkarnasi menjadi jam
Tak terasa sang raja sudah berbicara
selama dua jam tiga puluh menit
Tak ada yang mengirah waktu bergulir
begitu cepat
Sang raja masih ingin melanjutkan
pembicaraannya
Namun sang waktu telah meningatkan
melalaui senja
Akhirnya sang raja menutup minggu di
kerjaan Boetta Ilmoe
Dan prajurit-prajurit itu berangsur
meninggalkan kerjaan dengan suka cita
Karena sudah membuat sebuah
perubahan
Perubahan pada diri masing-masing
Maupun sudah membuat perbedaan
dengan prajurit lainnya.
0 komentar:
Posting Komentar