Kehidupan itu aku gambarkan dengan sebuah jalan setapak
Pada umumnya jalan setapak itu sempit dan penuh liku
Maka itulah kehidupan yang terbatas dan memiliki banyak problema
Dalam kesempitan kehidupan setapak itu aku mencari,
Mencari selah-selah pelajaran kehidupan
Disaat pencarian itu kumenemukan sosoknya
Sosok perjaka 40an tahun yang telah mengarungi dunia
Dia banyak mengajarkanku tetang suatu kesederhanaan dalam sebuah keluar biasaan
Dia sebenarnya adalah orang yang Luar Biasa namun membalut hidupnya dengan kesederhanaan
Entah apa yang ada dalam fikirannya,
Entah bagaimana iya menggambarkan kehidupan ini,
Ketika orang luar biasa lainnya menggunakan kuda mesin yang mulus dan keluaran baru
Dia tetap setia dengan kuda hitam bermesin kebanggaannya
Dia berkelana dengan tunggangannya itu
Aku tak perna menyangka dapat berkenalan dengannya
Dapat di boncengnya mengarungi jalanan kota saat hujan pula
Tidak berhenti disitu.
Seperti yang aku katakan tadi dia adalah pangeran Literasi
Dialah yang tak henti-hentinya mengomentari tulisan-tulisanku
Dialah yang selalu memberi motivasi tetang tulisan kepadaku dan kepada prajurit lainnya
Dia tak pelit dengan ilmu yang dapat membuatnya Luar Biasa
Inilah perbedaan selanjutnya dari dirinya dan orang luar biasa lainnya
Ciri lain yang tak banyak ditemukan adalah rela berkorban demi kepentingan orang lain
Sosok yang ingin duduk sama rendah dalam sebuah kondisi yang pelik
Sosok yang selalu menghargai setiap karya yang lahir
Marah ? itu sangatlah jarang ditemukan
Aku bersyukur telah mengenalnya
Aku bersyukur kepada Tuhan telah menyambungkan kehidupanku dengan sosoknya
Bijaksana...
Seorang pemilikir luar biasa...
Karismatik..
Kadang kala dia juga disapa dengan lelaki terromantis didunia ini..
Mimpinya saat ini adalah Paris..
Yah, dialah anak dari zaman ini
0 komentar:
Posting Komentar