Ternyata kita sudah lama
mengenal, sampai-sampai sempat ada ikatan diantara kita,
Kamu tau tidak bahwa aku
memperhatikanmu sejak kamu masih berseragam putih biru ? aku melihatmu di
angkutan umum ( Pete-pete ) dalam hatiku berucap “ Andai dia sudah SMA “, lama
kelamaan aku makin memperhatikanmu, aku mencari tau tentang dirimu dan ternyata
kau adalah adik dari seniorku, mulai sejak itu aku makin ingin menemukan sosokmu,
Tiba suatu hari kau
berseragam putih abu-abu, kau tau bagaimana kegilaan saya untuk mencarimu ?,
Daftara PSBpun saya lacak dengan petunjuk nama kakakmu, aku
menemukan nama “ ST NURWAHDATULKHAER “, aku merasa yakin bahwa itu kau, dan
ternyata benar..
Kembali kulacak dirimu dari
kelasmu, siapa temanmu, akun twittermu, sampai kuberanikan diriku untuk
menghubungimu,
Dan kau masih ingat
bagaimana respon pertamamu ? kau cuek seribu bahasa dengan kepadaku,
Namun aku masih kekeh untuk
mendekatimu, masih ingat ketika hujan,kalau tidak salah hari itu
adalah hari jum’at atau sabtu, teman-temanmu meledek kita berdua, mencoba untuk
mengakrabkan kita, sambil membujukku untuk menembakmu.
Tepat malam tanggal 08
Desember 2012 kuberanikan diriku untuk menembakmu dengan modal nekad walaupun
saat itu saya percaya diri hahaha...
Malam itu kita resmi jadian,
hari demi hari kita lewati bersama-sama...
Tepat pada umurku yang ke 17
tahun kau hadir dan memberikanku sebuah benda yang masih tersimpan rapi di
kamarku, yang sering kulihat ketika ku ingat dirimu, karena pacaran kita
bergaya orang tak dikenal, pacaran cuman melalui sms, berbeda dengan orang
lain...
Kini aku sudah berumur 18
tahun dan tak perna terpikirkan bahwa kau sudah bukan kekasihku lagi, mungkin
juga kau yang saat ini sudah berumur 17 tahun tak perna berpikiran bahwa aku
atau kau harus pergi...
Memang kau yang
memutuskanku, tapi aku yakin rasa sayangmu kepadaku masih ada... Akupun
demikian masih sayang denganmu..
Tapi masih banyak yang lebih
penting dalam kehidupan daripada rasa sayang diantara kita..
Yang jelas kau bahagia saya
bahagia, kau tersenyum saya tersenyum, kau merasa sedih saya akan ikut merasakan
kesedihanmu, kau merasa bahagia aku turut bahagia, karena aku tak perna pergi
seutuhnya dari hidupmu........
“ Harapanku.... Ingat Allah, besarkan namanya,
cintai rasulullah, tinggikan ibadah, berbakti sama bapak dan ibu, nurut sama
kakak, selalu kompak dengan sahabat, akur dengan teman, serta tawakal
menghadapi kehidupan “
0 komentar:
Posting Komentar