James Derulo's

Portfolio

Kumerindukanmu

Leave a Comment


Jari jemariku kembali menari diatas keyboard laptop hitam kesayanganku.
Tepat pukul 01.00 am,
biasanya mata ini telah terlelap,
mengarungi indahnya mimpi yang dibentuk diatas bantal-bantal empuk itu,
namun mengapa malam ini berbeda...
Ternyata aku mengenangnya...
Ya, aku mengenangnya..
Sahabatku yang telah pergi,,,
Temanku yang telah menghadap kepada keabadiaan,
Bulan ini merupakan bulan kepergiannya,
Pergi dari hiruk pikuknya dunia,
Meninggalkan keindahan dunia,

Aku yakin dia bahagia...
Aku yakin dia sedang tersenyum…
Dia lebih nyaman disana,
Dia memang menginginkan ini,
Pergi lebih awal daripada kami,

Tapi apakah ditau bahwa kami membutuhkannya ?
Apakah dia tau bahwa dia berharga untuk kami ?
Dan apakah dia tau bahwa kami menyayanginya ?

Tuhan...
Semuanya begitu cepat,
Semuanya terasa mimpi,

Aku baru mengenalnya, tak lama sebelum dia tiada
Dia orang baru dalam hidupku, tak cukup 5 tahun kami bersama,
Sekali lagi ini begitu cepat untuk kami...

Aku mengenangnya,
Malam ini, bersama dengan air mata yang tiba-tiba mengalir dari kelopak mataku ini..
Aku merabah, merabah masa depan “ seandainya “ dia ada saat ini.

Umurnya 17 tahun,
Coretan bajunya terdapat tanda tanganku,
Dia bahagia meninggalkan masa putih abu-abunya,
Dia menenunggu pengumuman untuk menjadi mahasiswi kedokter,
Dia sedang bahagia dengan pacarnya,
Orang tuanya tersenyum bahagia melihat anaknya kini tumbuh besar,
Sahabatnya semakin banyak dan semakin menyayanginya,
Dia akan menjadi penasehatku..

Tapi...
Itu hanya ‘mimpi’, karena dia telah tiadaa

Senyumannya semakin membuatku mengenangnya,
Dia adalah sahabatku...
Dia adalah malaikat Tuhan saat ini!
Saya yakin dia sedang tersenyum melihatku mengenangnya...

Lewat tulisan ini aku merindukanmu...
Mengenang dua tahun kepergianmu,
Mengenang kepergianmu kepada keabadian,
Banyak hal yang ingin kubicarakan kepadamu,
Banyak mimpi yang ingin kubagi bersamamu,

Tapi...
Aku hanya dapat mengenangmu,
Izinkan aku mengenangmu, memikirkanmu, dan menjadikanmu sahabat abadiku!

Untukmu yang kurindukan...
Nur Reski Hijrana

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar